This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 31 Maret 2021

Kelebihan dan Kekurangan FTP

Kelebihan dan Kekurangan FTP

Kelebihan dan kekurangan FTP adalah sebagai berikut :

    File Transfer Protocol (FTP) mempunyai sistem keamanan enkripsi terhadap jaringan yang digunakan, sehingga anda tidak perlu khawatir jika data anda diretas.

    Pada File Transfer Protocol (FTP), data yang di kirimkan tidak akan hilang ataupun dihapus oleh komputer ataupun perangkat elektronik lain.

    Verifikasi yang di lakukan untuk menggunakan File Transfer Prtocol (FTP) hanya ada dua langkah dan memerlukan software yang mudah untuk digunakan. Dan untungnya, di software tersebut sudah ada petunjuk untuk melakukan verifikasi.

    File Transfer Protocol (FTP) dapat di gunakan untuk melakukan pertukaran informasi dan file antar komputer dengan langkah yang tidak rumit dan tentunya di lengkapi dengan sistem keamanan yang baik.

    File Transfer Protocol (FTP) dapat di manfaatkan untuk melakukan back up atau pencadangan data dan file serta melakukan restore pada data website dengan begitu mudah.

    Langkah yang di gunakan untuk melakukan transfer sangat mudah dan efisien.

    Pengguna komputer dapat memanfaatkan File Transfer Protocol (FTP) untuk melakukan implicit remote computer ataupun indirect computer.

Selain memiliki kelebihan, File Transfer Protocol (FTP) juga memiliki kekurangan, kekurangan FTP adalah sebagai berikut :

1.  Jika tidak menggunakan sistem keamanan enkripsi, maka File Transfer Protocol (FTP) kurang aman di gunakan untuk melakukan transfer atau pengiriman data.

2.  Desain yang di gunakan dalam File Transfer Protocol atau FTP tidak begitu kuat, sehingga para administrator tidak mendapatkan informasi yang berhubungan dengan risiko yang akan di hadapi oleh administrator.

3.  Kemudahan serta keamanan penggunaan File Transfer Protocol (FTP) sering terjadi kesalahan dalam menyampaikan informasi sehingga administrator akan sulit memahami informasi yang di terima.

Contoh software FTP

Contoh software FTP

Setelah mengetahui banyak hal yang berkaitan dengan File Transfer Protocol (FTP), maka anda juga harus mengetahui contoh aplikasi FTP. aplikasi File Transfer Protocol (FTP) ada yang berbasis graphic / GUI (Graphical User Interface) dan ada juga yang berbasis teks (DOS). Berikut adalah contoh software File Transfer Protocol Server dan contoh software File Transfer Protocol.

1. software File Transfer Protocol Server

  Vsftpd

   IIS

   Proftpf

1.  software File Transfer Protocol Client

   WsFTP

   GetFTP

   CuteFTP

   SmartFTP

   File Zilla

•   Fire FTP

Pengertian FTP

Pengertian FTP

FTP atau File Transfer Protocol merupakan protokol internet yang digunakan untuk urusan pengiriman data dalam jaringan komputer, seperti upload dan download file yang dilakukan oleh FTP client dan FTP server. Layanan FTP bisa diatur menjadi FTP public, dimana semua orang bisa mengakses data-data yang ada di server FTP dengan mudah. Selain dapat diatur menjadi FTP public, layanan FTP ini juga bisa diatur agar tidak semua orang dapat mengakses data-data yang ada di server, jadi hanya pengguna terdaftar saja yang memiliki izin untuk mengakses data-data tersebut.

 FTP berkerja menggunakan salah satu protokol yang dapat diandalkan untuk urusan komunikasi data antara client dan server, yaitu protokol TCP (yang menggunakan port nomor 21). Port 21 ini digunakan untuk mengirimkan command (perintah). Oleh karena port 21 dimaksudkan khusus untuk mengirimkan command, maka port ini sering juga disebut dengan nama command port. Dengan adanya protokol ini, antara client dan server dapat melakukan sesi komunikasi sebelum pengiriman data berlangsung. Terdapat beberapa persyaratan untuk menggunakan FTP, yaitu :

Pada komputer pengguna sudah terinstall FTP Client, seperti misalnya FileZilla.

Pengguna memiliki cukup informasi tentang FTP server yang ingin terhubung dengan komputer. Informasi tersebut mencakup :

Alamat FTP Server, yang bentuknya mirip dengan alamat domainsebuah website. Alamat FTP Server biasanya diawali dengan kata ftp, misalnya saja : ftp.namadomain.com atau ftp://ftp.namadomain.com. Pada beberapa kasus, alamat FTP Server juga diberikan dalam bentuk IP address, seperti misalnya : 61.185.225.87.

Username dan password. Beberapa FTP server memang membiarkan para client mengakses data secara anonim, namun beberapa memerlukan inputan username dan password yang harus diketahui oleh client


Kode ERROR Lengkap yang ada di Internet

Kode ERROR Lengkap yang ada di Internet

Meskipun terbilang sebagai teknologi canggih di dunia, tidak banyak yang mengetahui bahwa internet juga memiliki berbagai kekurangan. Kekurangan-kekurangan tersebut umumnya berbentuk kesalahan program atau error yang dibuat oleh internet, entah itu dikarenakan koneksi jaringan hingga website yang diakses mengalami gangguan.

Adapun Error 404 Not Found merupakan salah satu kode kesalahan yang paling sering dijumpai pengguna saat mengakses internet. Kesalahan tersebut biasanya karena laman website yang diakses sudah tidak ada lagi maka muncullah kode seperti itu saat kita mengaksesnya. Namun selain kode 404, rupanya masih banyak lagi kode kesalahan yang ada di internet dengan berbagai macam pengertiannya. Dan, berikut ini adalah 48 kode error yang ada di internet.

  Kode Error Internet

1. Error 400: Bad Request

Kode Error 400 biasanya ditemukan saat kita salah mengetikkan alamat sebuah website, dan kesalahan ini juga bisa disebabkan oleh server website yang sedang mengalami gangguan. Hal itulah yang menyebabkan internet tidak dapat mengenali permintaan komputer.

2. Error 401: Server Nauthorized

Adapun kode error ini sering dijumpai saat menemukan file bersandi yang ada di internet. Kode ini muncul untuk mengartikan bahwa anda tidak memiliki hak akses untuk membuka file ataupun folder yang ada di internet karena terlindungi oleh kata sandi/password.

3. Error 402: Payment Required Error

Kode ini mengisyaratkan terjadi kesalahan pembayaran saat berbelanja secara online. Dan umumnya kesalahan seperti ini sangat jarang terjadi.

4. Error 403: Server Forbidden

Error 403 kerap ditemukan saat mengakses suatu website. Kode ini mengartikan bahwa pengguna tidak dapat mengakses website bersangkutan, dikarenakan pemilik website melakukan kesalahan dalam mengkonfigurasi folder.

5. Error 404: Server Not Found

Adapun kode yang satu ini paling banyak dijumpai saat sedang mengakses internet. Error 404 artinya adalah bahwa halaman website yang diminta tidak tersedia di web hosting, baik itu karena dihapus, dipindahkan, dan lain sebagainya.

6. Error 405: Methode Not Allowed

Pesan seperti ini muncul apabila koneksi yang digunakan tidak sesuai atau tidak didukung oleh komputer server.

7. Error 406: Not Acceptable

Kode 406 merupakan kesalahan yang dikarenakan permintaan dari browser tidak dapat dipenuhi oleh server.

8. Error 407: Proxy Authentication Required

Kode ini sering muncul untuk memberi tahu bahwa pengguna harus mengotentikasi dirinya terlebih dahulu dengan proxy agar kemudian dapat mengakses website bersangkutan.

*Baca juga: 6 Bug Komputer Paling Mengerikan yang Diingat Sepanjang Sejarah

9. Error 408: Request Timeout

Kesalahan seperti ini biasanya terjadi saat koneksi internet kita lambat, sehingga server memutus permintaan (request) karena terlalu lama. Namun mengatasi masalah ini cukup mudah, pengguna hanya harus kembali melakukan refresh browser atau periksa koneksi sambungan internet.

10. Error 409: Conflict

Kesalahan 409 sedikit jarang ditemukan, kode ini muncul saat kita mengakses sebuah website namun pada saat bersamaan pemilik website sedang mengedit laman sehingga muncul pesan konflik. Kode 409 umumnya akan hilang secara otomatis saat pemilik menyelesaikan pengeditannya.

11. Error 410: Gone

Kesalahan ini mengartikan halaman yang diminta sudah dihapus secara permanen, atau domain dan hosting website tersebut sudah kadaluarsa sehingga website tidak dapat diakses sepenuhnya.

12. Error 411: Length Required

Kode kesalahan yang artinya permintaan browser tidak sesuai dengan ukuran yang diperlukan oleh sumber daya yang diminta.

13. Error 412: Precondition Failed

Error 412 biasanya muncul saat pengguna memakai permintaan yang tidak dapat dipenuhi oleh server.

14. Error 413: Request Entity Too Large

Jika pengguna menemukan kode kesalahan Error 413, maka artinya data yang diminta terlalu besar sehingga komputer server tidak dapat menampung besarnya data yang diminta.

15. Error 414: Request URL Too Long

Rasanya error 414 sudah jarang atau tidak ditemukan lagi sekarang ini, lantaran alamat URL sudah mengalami perkembangan dan dibuat sedemikian rupa agar lebih singkat. Adapun kesalahan ini mengisyaratkan bahwa URL yang dituju terlalu panjang dan server tidak dapat memprosesnya.

16. Error 415: Unsupported Media Type

Error seperti ini muncul jika kita menggunakan jenis media yang tidak didukung atau tidak diijinkan oleh server. Adapun contohnya saat kita mengunggah file gambar berformat .PNG, namun sayangnya server hanya mengijinkan format .JPG saja, maka secara otomatis akan muncul bunyi pesan Error 415.

17. Error 416: Requested Range Not Satisfiable

Pesan ini muncul saat pengguna meminta sebagian dari file, namun server tidak dapat menyediakan file yang diminta.

18. Error 417: Expectation Failed

Kesalahan yang mengartikan bahwa server tidak dapat memenuhi persyaratan “Expect request-header” yang diajukan komputer pengguna.

19. Error 418: I’m a Teapot RCF 2324

Kode kesalahan ini diciptakan pada tahun 1998 sebagai salah satu bentuk dari “IETF April Fools Jokes” dalam RCF 2324. Bunyi error ini sebenarnya tidak ada, tapi hanya sebatas untuk hiburan atau candaan dalam dunia internet saja.

20. Error 419: Unused

Adapun error 419 artinya adalah bentuk kesalahan pada kode server yang sudah tidak digunakan lagi.

21. Error 420: Enchance Your Calm

Status atau pesan error ini hanya terdapat di jejaring sosial Twitter. Anda akan mendapati pesan seperti ini saat akses terbatas atau dibatasi oleh server. Umumnya kode kesalahan 420 tidak berbunyi “Enchange Your  Calm” pada layanan selain Twitter, melainkan kebanyakan justru menampilkan pesan Error 429: Too Many Request.

22. Error 422: Unprocessable Entity WebDAV RFC 4918

Kesalahan ini mengartikan bahwa server terbentuk dengan baik, namun nyatanya permintaan komputer tidak dapat diproses karena biasanya terjadi kesalahan semantik.

23. Error 423: Locked WebDAV RFC 4918

Status kesalahan ini diakibatkan karena sumber daya yang ingin diakses terkunci sehingga pengguna tidak dapat meneruskannya.

24. Error 424: Failed Dependency WebDAV RCF 4918

Kode seperti ini menandakan bahwa permintaan komputer gagal lantaran disebabkan oleh kegagalan permintaan yang dilakukan sebelumnya.

*Baca juga: Bermasalah? Ketahui Ciri-Ciri Prosesor Komputer Rusak

25. Error 425: Unordered Collection RCF 3648

Mendefinisikan kesalahan WebDAV Advanced Collections Protocol yang tidak hadir dalam Web Distributed Authoring and Versioning (WebDAV) Ordered Collections Protocol, sehingga akan menimbulkan bunyi pesan ini.

26. Error 426: Upgrade Required RCF 2817

Bunyi pesan error yang mengharuskan penggunanya untuk menggunakan protocol yang lebih baru.

27. Error 428: Precondition Requied

Bentuk kesalahan yang terjadi pada server. Dan pesan ini mengharuskan server untuk melakukan tindakan lain guna mencegah terjadinya masalah pada permintaan. Adapun kesalahan ini biasanya diakibatkan oleh server yang kerap melakukan modifikasi.

28. Error 429: Too Many Requests RCF 6585

Kesalahan ini mengartikan bahwa pengguna telah mengirimkan terlalu banyak permintan terhadap server. Untuk menghindari masalah keamanan, server biasanya memblokir secara otomatis IP yang mengirimkan terlalu banyak permintaan agar tidak membebani bandwith server yang ada. Kesalahan ini biasanya juga diartikan bahwa server telah terkena serangan DDoS.

29. Error 431: Request Header Fields Too Large

Server bersangkutan tidak dapat memproses permintaan pengguna yang dikarenakan permintaan terlalu panjang.

30. Error 444: No Response Nginx

Error 444 cukup sering dijumpai saat mengakses internet. Kesalahan ini terjadi akibat server menutup koneksi dan tidak mengembalikan informasi kepada pengguna. Pesan ini umumnya muncul saat pengguna mengakses website yang diblokir.

31. Error 449: Retry With Microsoft

Kesalahan 449 ditujukan untuk program Microsoft, yang mana mengatakan pengguna telah melakukan tindakan yang salah. Oleh sebab itu, permintaan harus dicoba sekali lagi dengan melakukan tindakan tepat.

32. Error 450: Blocked by Windows Parental Control Microsoft

Biasanya pesan ini muncul saat pengguna mencoba mengakses situs-situs berbau pornografi, dan sistem keamanan melakukan tindakan blokir secara otomatis pada Windows Parentel Control sehingga akhirnya pengguna tidak dapat mengakses situs-situs tersebut.

33. Error 451: Unavailable For Legal Reason Internet Draft

Pesan ini memberitahukan kepada pengguna bahwa akses telah ditolak karena suatu alasan yang bersifat legal atau resmi. Umumnya kesalahan seperti ini sering ditemukan pada website-website yang diblokir oleh pihak pemerintahan. Salah satunya adalah situs Megaupload yang telah ditutup oleh FBI dengan alasan banyak mengandung konten ilegal.

34. Error 499: Client Closed Request Nginx

Adapun bentuk Error 499 umumnya terjadi saat melakukan login namun koneksi ditutup secara mendadak oleh pengguna. Padahal HTTP server sedang memproses permintaan tersebut, sehingga terjadi kesalahan yang kemudian membuat server tidak dapat mengirim informasi kembali kepada pengguna.

35. Error 500: Internal Server Error

Bentuk kesalahan 500 umumnya sering ditemukan pengguna saat mengakses suatu website. Adapun kesalahan ini cenderung terletak pada konfigurasi akun hosting pemilik website, lebih tepatnya pada file .htaccess yang isinya tidak sesuai dengan standar kode seharusnya.

36. Error 501: Not Implemented

Jika menemukan pesan Error 501, maka artinya permintaan komputer tidak dapat dikenali oleh server, atau server tidak dapat memproses permintaan tersebut.

37. Error 502: Bad Gateway

Informasi tidak valid dari permintaan yang diterima server gateway atau proxy membuat munculnya kode error 502 ini.

38. Error 503: Service Unavailable

Pesan ini biasanya muncul saat website sedang gangguan atau server mengalami kelebihan beban. Namun secara umum, ini adalah salah satu keadaan yang bersifat sementara.

39. Error 504: Gateway Timeout

Adalah bentuk kesalahan dimana gateway atau proxy tidak menerima tanggapan dari server.

40. Error 505: HTTP Version Not Supported

Umumnya pesan ini muncul karena server yang diakses tidak mendukung versi protokol HTTP yang digunakan dalam permintaan.

41. Error 506: Variant Also Negotiates RFC 2295

Terjadinya pemberitahuan ini disebabkan oleh isis dari “Content Negotiation” tidak sesuai dnegan permintaan dari sumber daya.

42. Error 507: Insufficient Storage WebDAV RCF 4918

Server tidak dapat menyimpan representasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan permintaan komputer, sehingga kemudian terjadilah kesalahan.

43. Error 508: Loop Detected WebDAV RFC 5842

Kesalahan yang diakibatkan server mendeteksi bahwa permintaan telah melakukan pengulangan secara terus menerus saat memproses permintaan.

44. Error 509: Bandwidth Limited Axceeded

Pesan ini menandakan bahwa penggunaan bandwith suatu website telah melebihi batas maksimal dan mengakibatkan website tersebut sementara tidak dapat diakses.

45. Error 510: Not Entended RFC 2774

Server hanya dapat memproses suatu permintaan jika terdapat informasi lebih lanjut yang diperlukan server.

46. Error 511: Network Authentication Required Approved Internet-Draft

Pesan ini menandakan telah terjadinya kesalahan karena pengguna tidak melakukan otentikasi dengan benar. Oleh karena itu, pengguna terlebih dahulu harus mengotentikasi untuk mendapatkan akses jaringan. Tujuannya adalah untuk mencegah proxy yang digunakan untuk mengakses jaringan secara penuh.

47. Error 598: Network Read Timeout Error

Status kesalahan yakni menandakan jikalau waktu server yang digunakan untuk membaca permintaan terlalu lama.

48. Error 599: Network Connect Timeout Error

Error 599 umumnya terjadi bahwa batas waktu server untuk memproses permintaan sudah melampui batas. Maka dari itu terjadilah kesalahan.

Perlu diketahui, Indoworx tidak hanya menyajikan informasi-informasi bermanfaat saja, tapi kami juga menyediakan keperluan hosting, domain, SSL, dan lain sebagainya yang tentunya akan sangat membantu untuk kinerja website anda. Jika anda berminat, maka bisa langsung buka di beranda website kami, yaitu Indoworx.com. Sekaligus jangan lupa untuk mengunjungi zonakuota.com untuk membeli pulsa dan kuota secara online.

Macam-macam DNS

Macam-macam DNS

1. DNS Indonesia :Nawala Project – Sangat bagus sekali, karena akan memblokir Situs tidak baik & cukup stabil.

• (primary) 180.131.144.144

• (secondary) 180.131.145.145

 

Server DNS indosat.net.id termasuk DNS Indosat IM2

• 202.155.0.10

• 202.155.0.15

• 202.155.0.20

• 202.155.0.25

• 202.155.46.66

• 202.155.46.77

• 202.155.30.227

 

DNS Telkom.net.id Telkom Speedy

• 202.134.2.5

• 203.130.196.5

• 202.134.0.155

• 202.134.1.10

• 202.134.0.62

• 202.159.32.2

• 202.159.33.2

• 202.155.30.227

 

DNS AWARI (Asosiasi Warnet Indonesia)

• 203.34.118.10

• 203.34.118.12

 

DNS sat.net.id

• 202.149.82.25

• 202.149.82.29

 

DNS cbn.net.id

• 202.158.40.1

• 202.158.20.1

• 202.158.3.7

• 202.158.3.6

 

Singnet Singapore

• 165.21.100.88

• 165.21.83.88

 

DNS indo.net.id

• 202.159.32.2

• 202.159.33.2

 

DNS itb.ac.id

• 202.249.24.65

• 167.205.23.1

• 167.205.22.123

• 167.205.30.114

 

DNS ukdw.ac.id

• 222.124.22.18

 

2. Daftar DNS Luar Negeri

 

DNS Open DNS

• 208.67.222.222

• 208.67.220.220

 

DNS ScrubIt

• 67.138.54.100

• 207.225.209.66

 

DNS DNSadvantage

• 156.154.70.1

• 156.154.71.1

 

DNS vnsc-pri.sys.gtei.net

• 4.2.2.1

• 4.2.2.2

• 4.2.2.3

• 4.2.2.4

• 4.2.2.5

• 4.2.2.6

 

Verizon (Reston, VA, US)

• 151.197.0.38

• 151.197.0.39

• 151.202.0.84

• 151.202.0.85

• 151.202.0.85

• 151.203.0.84

• 151.203.0.85

• 199.45.32.37

• 199.45.32.38

• 199.45.32.40

• 199.45.32.43

 

GTE (Irving, TX, US)

• 192.76.85.133

• 206.124.64.1

 

One Connect IP (Albuquerque, NM, US)

• 67.138.54.100

 

OpenDNS (San Francisco, CA, US)

• 208.67.222.222

• 208.67.220.220

 

Exetel (Sydney, AU)

• 220.233.167.31

 

VRx Network Services (New York, NY, US)

• 199.166.31.3

 

SpeakEasy (Seattle, WA, US)

• 66.93.87.2

• 216.231.41.2

• 216.254.95.2

• 64.81.45.2

• 64.81.111.2

• 64.81.127.2

• 64.81.79.2

• 64.81.159.2

• 66.92.64.2

• 66.92.224.2

• 66.92.159.2

• 64.81.79.2

• 64.81.159.2

• 64.81.127.2

• 64.81.45.2

• 216.27.175.2

 

Sprintlink (Overland Park, KS, US)

• 199.2.252.10

• 204.97.212.10

• 204.117.214.10

 

Cisco (San Jose, CA, US)

• 64.102.255.44

• 128.107.241.185

 

Sejarah DNS

Sejarah DNS

Domain Name System atau yang biasa disingkat dengan DNS adalah sebuah sistem yang berfungsi menterjemahkan alamat IP ke nama domain atau sebaliknya, dari nama domain ke alamat IP. Jadi, host komputer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server yang kemudian dipetakan ke dalam alamat IP oleh DNS .

DNS ditemukan pada tahun 1983 oleh Paul Mockapetris, dengan spesifikasi awal RFC 882 dan 883. Empat tahun kemudian pada 1987, spesifikasi DNS dikembangkan menjadi RFC 1034 dan RFC 1035. DNS berguna untuk melakukan komunikasi data di jaringan internet yang sangat luas. Sebelum adanya DNS, dahulu digunakan file HOST.TXT dari SRI pada seluruh komputer yang terhubung dengan jaringan untuk memetakan alamat ke sebuah nama. Namun sistem ini memiliki keterbatasan, karena setiap kali satu alamat komputer berubah, sistem yang berhubungan dengan komputer tersebut harus melakukan update file HOST. Keterbatasan ini kemudian digenapi dengan hadirnya DNS.

 Sebagai contoh, ketika anda mengetikkan sebuah alamat suatu website misalkan : detik.com, maka DNS akan menterjemahkannya ke dalam alamat IP : 203.190.242.69 agar dapat dimengerti oleh komputer. DNS biasanya digunakan pada aplikasi yang terhubung pada internet seperti web browser maupun pada sebuah layanan email. Selain itu, DNS juga dapat di terapkan pada private network maupun intranet.

Dengan menggunakan DNS, pengguna tidak perlu lagi menghafalkan alamat IP dari sebuah komputer maupun situs pada jaringan internet. Cukup menghafalkan host name atau nama domainnya saja. Bisa jadi alamat IP pada sebuah komputer bisa berubah, tetapi host name (nama komputer) tidak dapat berubah. Maka dari itu, DNS cenderung konsisten. DNS sangat mudah diimplementasikan dengan protokol internet seperti TCP/ IP.

Cara Kerja DNS

Cara Kerja DNS

Untuk memahami cara kerja DNS, mari kita buat contoh sederhana seperti sistem yang ada di perhotelan. Misalnya kamu ingin mengunjungi beberapa teman yang ada di beberapa hotel. Lalu apa yang akan kamu lakukan? pastinya kamu akan menemui resepsionis dan memintanya menyebutkan nomor kamar dimana teman kamu menginap. Nah, untuk itu kamu perlu memberitahu nama teman kamu itu pada resepsionis. Dari sana resepsionis akan melihat di dalam database tamu dan memberitahu tentang nomor kamar teman kamu itu. Dia juga akan melakukan check apakah temanmu ada di kamar atau tidak.

Dari sini mari kita sedikit hubungkan dengan cara kerja DNS. Anggap saja kamu berperan sebagai client, resepsionis sebagai server DNS, nama teman kamu sebagai domain, dan nomor kamar teman kamu sebagai alamat IP.

Nah, dari sini Resepsionis akan mencari di dalam database dari semua tamu, yang disebut Domain Name Space. Jika temanmu masih di dalam kamar maka resepsionis akan mengatakan ada di nomor berapa teman kamu itu, begitu juga dengan sebaliknya. Sama seperti sistem DNS, jika kamu mengetik nama situs di browser kamu, browser akan otomatis mengirim permintaan ke server DNS, jika nama situs yan akan kamu buka terdaftar di dalam database, maka ia akan menjawab permintaanmu dengan mengirim alamat IP dari situs yang akan kamu buka, seperti 117.234.214.13